Memilih Provider Web Hosting Yang sudah buka bertahun2 penting kah ?

providerhostinglamaberdiri

Ada yang bilang memilih perusahaan hosting itu seperti memilih jodoh πŸ™‚ kadang kita ini cocok cocok kan , karena di satu sisi kita puas dengan layanan provider A, namun tidak suka dengan provider B, ketika tanya orang lain ada yang puas banget dengan provider B, tapi tidak suka dengan Provider A.

Hal itu adalah lumrah terjadi dalam dunia bisnis, karena pengalaman setiap customer itu berbeda2 karena manusia memiliki karakter yang berbeda beda pula, sehingga hal seperti itu bisa di anggap wajar. Terlepas dari hal cocok cocok an tersebut, kali ini yang kita bahas adalah lama nya provider hosting itu buka.

Nah menjawab pertanyaan dari judul artikel di atas :

Memilih Provider Web Hosting Yang sudah buka bertahun2 penting kah ?

Jawabannya adalah penting banget.

Setiap bulan banyak sekali pemain baru bermunculan di dunia web hosting ini, ada yang mulai dari perorangan membuka usaha web hosting, ada juga pelajar yang membuka usaha hosting ini, bahkan ada yang perusahaan gede pun langsung modal server sendiri langsung buka dengan brand baru.

Dapat kami jelaskan bahwa memang provider hosting baru bukan berarti memiliki layanan yang jelek, dan yang sudah lama bukan berarti memiliki layanan yang bagus, semuanya tergantung siapa yang mengelola, namun dari sisi keamanan data, kenyamanan dan jangka panjang sangat di sarankan menggunaka Β provider hosting yang sudah lama ada.

Mengapa ?

Dengan memilih provider hosting yang sudah lama ada bertahun2, anda bisa mencari review2 nya di google dan yahoo, anda bisa langsung tahu bagaimana reputasi hosting tersebut selama tahun buka sampai dengan sekarang ketika anda mencari beritanya.

Provider hosting yang sudah lama ada, artinya dia telah lulus ujian ketahanan, karena di bisnis web hosting prinsipnya : banyak yg datang, banyak pula yang pergi. Provider yang menggebu2 dengan promo dan harganya yang murah2 , promosi terus tiap hari, kadang 3 bulan sudah tutup karena masalah internal , market yang di harapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Market yang di kira ramai ternyata sepi, dan masih banyak yang lain yang menyebabkan provider tersebut tutup usia.

Setelah terjadi masalah seperti itu, customer biasanya akan kelabakan, karena hanya sedikit perusahaan hosting yang bangkrut mau mengumumkan bahwa dia akan tutup usahanya.

Bagaimana dengan data anda bila hal ini terjadi ?

Sekali lagi , yang baru belum tentu jelek dan yang lama belum tentu bagus. Di artikel ini hanya meninjau dari sisi paling jelek bila hal itu terjadi kepada anda. Karena staff kami sudah kenyang dengan semua ini, menerima keluhan2 yang akhirnya berpindah ke kami, hanya karena hal di atas yang kami ungkapkan.

Bagaimana cara cek nya ?

Bila anda sudah menemukan provider hosting yang anda minat silahkan gunakan url sbb untuk mengetahui kapan tahun berdiri provider tersebut :

whois.sc/nama domain

sebagai contoh menggunakan domain kami saja whois.sc/atriumhosting.com

akan muncul :

Dates Created on 2009-10-26 – Expires on 2017-10-26 – Updated on 2016-07-08

Artinya AtriumHosting.Com buka sejak 2009

FYI : AtriumHosting sudah buka sejak 2008 , dengan nama domain lain, 2009 baru menggunakan nama AtriumHosting.Com

Silahkan menghitung sendiri tahun buka dengan tahun sekarang, beres bukan πŸ™‚

Apakah setelah instalasi BPS Pro akan aman ?

Hal ini adalah pertanyaan yang sangat klasik banget ketika kita sebagai user menganggap bahwa selama kita sudah pake plugin security akan aman 100%.

Meskipun anda sudah mendapat plugin BPS Security Pro dari AtriumHosting bukan berarti anda tenang2 saja tanpa melakukan optimasi yang lain dan jaminan 100% aman.

Securitybisa jebol apabila :

1. Menggunakan plugin yang sudah vulneral/ Zero day

2. Menggunakan username dan password yang lemah

3. Themes yang memiliki struktur yg tidak baik

4. CMS Core / Plugin yang di biarkan menggunakan versi lama

5. Anda akses blog anda dari komputer yg terinfeksi malware

Bila telah menggunakan BPS Lisensi PRO dari AtriumHosting.com jangan lupa untuk melakukan :

1. Selalu cek update wordpress version anda menjadi terbaru

2. Selalu cek versi plugin-plugin selain BPS Pro

3. Bila terdapat info update BPS PRo segeralah update plugin tersebut

Kemudian aktifkan kembali security modenya, krn update saja tanpa klik security mode akan membuka celah.

Masuk KE BPS Security Pro

pilih Security MODE

pastikan ACTIVATE semua menjadi Bullet Proof Mode

Note :

Lakukan ini secara rutin untuk menjaga web anda tetap aman

Cara Fix Internal Server Error pada WordPress

Bila ada melihat halaman website anda menjadi Internal Server Error , lengkapnya :

————————————————————–

Internal Server Error

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.

Please contact the server administrator, webmaster@cvccvxxxxxx.com and inform them of the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the error.

More information about this error may be available in the server error log.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”-

 

ada 3 sebab :

1. Bila server menggunakan cloud linux, artinya penggunaan resources RAM, CPU dan Process sangat tinggi sehingga terkena limit, internal server error ini akan hilang bila resources web yg anda gunakan berkurang. Bila tidak berkurang artinya proses resources tersebut tidak pernah berhenti , anda perlu optimasi web dan disable plugin, modul, script yang tidak di perlukan.

2. Kesalahan .htaccess krn configurasi yang salah pada web anda. Solusinya

masuk ke File Manager, ketika ada option box, pilih show hidden files

cari .htaccess –> kemudian rename saja misal menjadi .htaccess123, maka akan terbentuk .htaccess baru.

3. Krn misconfiguration PHP server, hal ini sangat jarang terjadi, krn bila krn configurasi php yg lost, maka seluruh web dalam 1 server akan mengalami error. Bila hanya web anda saja, problemnya bisa di nomor 1 dan 2 .