Apa itu Inode ? Begini penjelasannya

Kalo sudah mulai berkecimpung di dunia blogging, internet, hosting domain , anda tentunya akan sering menemui apa yang disebut istilah INODE , ya inode ini adalah istilah atau penamaan alat ukur dalam sebuah hosting yang berfungsi untuk memberikan anda informasi di hosting anda.

Secara dasar Inode ini dapat anda temui di panel hosting anda , sehingga bila menggunakan cpanel atau directadmin , indicator ini akan muncul di sidebar atau navbar panel hosting anda contoh :

Contoh Inode di cpanel :

hosting murah banget

Sedangkan di Directadmin seperti di bawah ini :

hosting murah banget

Jadi apakah itu INODE ?

Inode adalah jumlah file dalam 1 panel hosting user, semisal anda memiliki 10 folder dalam public_html : maka itu terhitung 10 inode, kemudian semisal di dalam 1 folder terdapat 100 files, maka 100 files itu juga di sebut sebagai inode. Sehingga bila di buat kesimpulan Inode adalah jumlah file & folder dalam 1 panel hosting milik anda.

Mengapa ini harus di limit dan ada juga yang tidak ? Ya inode itu dalam sebuah shared hosting server sangat penting artinya untuk di limit , krn semakin banyak inode , apabila server menggunakan VPS , limit puncak VPS itu sendiri memiliki batas dari provider servernya , sehingga untuk di bagi ke bawah shared hosting, maka limit ini di perlukan agar server stabil dan tidak banyak data untuk di read.

Bagaimana bila inode meter saya full ?

Ketika inode meter anda penuh adalah beberapa hal yang akan anda alami , yaitu :

  1. Anda akan menerima email dari provider hosting anda
  2. Adakalanya web anda tersuspend bila terdapat limitasi setting yg ketat dari provider hosting anda
  3. Anda tidak bisa upload file apapun
  4. Fitur backup tidak akan berjalan
  5. Kadang akan muncul error 503

Inode limit ini paling sering di limit di produk apa ?

Inode limit ini bisanya di terapkan di layanan berjenis unlimited space , atau disebut Unlimited Hosting, jadi sebenarnya percuma punya unlimited hosting, krn tetap di limit Inodenya

Layanan lain yang biasanya ada adalah Reseller Hosting , pemilik reseller hosting biasanya akan di terapkan sistem inode limit ini apabila reseller hosting tersebut menerapkan unlimited domain , dan itu kami rasa wajar, krn sumber daya di pakai bersama.

Untuk shared hosting yang menggunakan Quota pun semisal : paket 1GB, paket 2GB , kami cek mmg banyak yang menerapkan Inode limit ini , yg seharusnya tidak terlalu perlu , krn umumnya sebelum mencapai inode limit, disk limit sudah tercapai dulu , meskipun ada juga yg inode nya bisa buanyak sekali .

Di AtriumHosting.Com untuk layanan sejenis Shared Hosting personal maupun business, kami tidak memberikan limit ini , jadi kami loss saja , krn toh tetap ada quota , meskipun provider lain menerapkan inode limit pada layanan shared hosting , kami memilih untuk tidak menerapkannya , sehingga hati anda lebih tenang ketika menggunakan layanan hosting kami .

Untuk memiih layanan hosting kami bisa cek di :

Personal : https://atriumhosting.com/hosting-personal-singapore-usa-terbaik/

Business : https://atriumhosting.com/business-hosting-singapore-usa-terbaik/

Demikian informasi dari kami , semoga penjelasan kami menjawab rasa penasaran anda.

Admin Staff
  • Admin Staff
  • Bila anda membutuhkan layanan seperti :
    - Hosting
    - Domain
    - VPS / Dedicated Server
    - Email Hosting , Google Workspace
    - Reseller Hosting

    Silahkan lgs ke web kami di AtriumHosting.Com
    WhatsApp Center : 081237908888
    Live Chat Website
    Telegram : 081237908888